‘jawaban ujian (UTS dan UAS)’ Category

  1. (soal dan jawaban) UAS ekonometrika

    July 12, 2013 by kharissaja

    SOAL UJIAN :

    1. Sebuah paguyuban manajer Hotel di Surabaya ingin mengetahui apakah hotel di Surabaya terutama Hotel bintang 3 memang jauh lebih diminati oleh wisman dan juga turis domestik, untuk mempetakan hal ini, para manajer ingin melakukan sebuah survey ( Sigi ) dan untuk itu diambil sampel 8 hotel bintang 3 yang tersebar di Jawa Timur dan umumnya hotel-hotel tersebut sudah dikenal secara luas. Kira-kira agar pemetaan ini sukses, kriteria apa yang layak digunakan untuk membandingkan / mengkomparisen ke – 8 Hotel tersebut. Buatkan indikator dari setiap kriteria yang anda gunakan untuk proses komparasI. Kira-kira gambaran apa yang dapat anda putuskan atas analisis diatas
    2. Dinas P dan K Kabupaten dalam menjalankan program BOS di sejumlah sekolah dasar menggunakan beberapa tolak ukur / Indikator keberhasilan terhadap pelaksanaan BOS tersebut. Coba anda bantu mengindikasi pelaksanaan program BOS agar tingkat keberhasilannya nampak secara nyata bagi sejumlah sekolah dasar yang didanai BOS tersebut. ( boleh disertai gambar, flowcard, bagan dan sejenisnya
    3. Tugas yang anda bawa hari ini, bila topiknya dibahas secara ekonometrik sebaiknya dianalisis dengan menggunakan metode apa? ( salah satu dari 5 metode yang telah dikenalkan dikelas )

     

     

    Jawaban

    1. Pembahasan soal no.1 :

    1)      Kriteria yang layak digunakan untuk membandingkan / mengkomparisen ke – 8 Hotel tersebut :

    1. Hotel yang akan dijadikan sampel adalah hotel bintang 3 yang sudah dikenal secara luas yang berada di Jawa Timur dan dapat diakses (tidak underconstrucsion) saat pengumpulan data dilakukan.
    2. Mempublikasikan laporan tahunan (annual report) lengkap selama tahun pengumpulan data dilakukan.
    3. Memiliki data yang lengkap terkait dengan variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian.

    2)      Variabel-variabel yang digunakan untuk membandingkan ke – 8 hotel tersebut antara lain :

    1. Kualitas pelayanan hotel yang dijadikan sampel
    2. Fasilitas yang dimiliki hotel yang dijadikan sampel
    3. Lokasi hotel yang dijadikan sampel

    3)      Beberapa indikator yang dapat digunakan untuk mengetahui setiap kriteria adalah :

    1. Hotel yang akan dijadikan sampel :
    • Hotel bintang 3 yang berada di jawa timur dan sudah dikenal secara luas di jawa timur
    1. Laporan tahunan :
    • Jumlah pengunjung hotel yang dijadikan sampel
    1. Kelengkapan data :
    • Kualitas pelayanan yang dimiliki hotel yang dijadikan sampel :
    1. Room service
    2. Laundry and dry cleaning
    • Fasilitas yang dimiliki hotel yang dijadikan sampel :
    1. Room
    2. TV dan AC dalam kamar
    3. Free Wi-Fi
    4. Restaurant
    5. Mini market
    6. Basement parker
    7. Taman
    8. Ballroom
    • Lokasi hotel yang dijadikan sampel (berdasarkan jenis hotel):
    1. City Hotel

    Hotel yang berlokasi di perkotaan, biasanya diperuntukkan bagi masyarakat yang bermaksud untuk tinggal sementara (dalam jangka waktu pendek).

    1. Residential Hotel

    Hotel yang berlokasi di daerah pinngiran kota besar yang jauh dari keramaian kota, tetapi mudah mencapai tempat-tempat kegiatan usaha.

    1. Resort Hotel

    Hotel yang berlokasi di daerah pengunungan (mountain hotel) atau di tepi pantai (beach hotel), di tepi danau atau di tepi aliran sungai.

    1. Motel (Motor Hotel)

    Hotel yang berlokasi di pinggiran atau di sepanjang jalan raya yang menghubungkan satu kota dengan kota besar lainnya, atau di pinggiran jalan raya dekat dengan pintu gerbang atau batas kota besar.

    4). Gambaran putusan / kesimpulan yang bias saya ambil dari analisis di atas adalah :

    Kualitas harus dimulai dari kebutuhan pelanggan dan berakhir pada persepsi pelanggan. Hal ini berarti citra kualitas yang baik bukanlah berdasarkan pada sudut pandang atau persepsi dari penyedia jasa melainkan berdasarkan sudut pandang atau persepsi pelanggan. Kecepatan dan ketepatan karyawan dalam memberikan pelayanan penting dalam mempengaruhi seseorang untuk menginap. Kecepatan dan ketepatan dalam memberikan pelayanan akan membuat seorang tamu merasa senang dan puas terhadap pelayanan hotel tersebut. Indikator pelayanan penting dalam mempengaruhi seseorang untuk menginap. Pada dasarnya alasan seseorang menginap dihotel adalah untuk beristirahat, kamar yang bersih dan nyaman akan membuat seorang tamu merasa kerasan dan nyaman dalam beristirahat. Indikator kemudahan dalam mengakses lokasi hotel penting dalam mempengaruhi seseorang untuk menginap. Lokasi yang mudah dijangkau akan memudahkan seseorang untuk melakukan mobilitas dari dan menuju ke hotel.

     

    2. Pembahasan soal no.2 :

    Indikasi pelaksanaan program BOS agar tingkat keberhasilannya nampak secara nyata bagi sejumlah sekolah dasar yang didanai BOS, setidaknya mengacu pada 4 hal, yaitu :

    1)      Efisiensi. Dana yang telah didapat oleh sekolah penerima BOS digunakan dengan sebaik-baiknya dengan memperhatikan kebutuhan serta tepat pada sasarannya.

    2)      Efektifitas. Merupakan kelanjutan dari efisiensi, artinya sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai. Efektifitas juga berarti evaluasi dari program yang telah direncanakan sejak awal.

    3)      Transparasi. Artinya, adanya keterbukaan atas dana yang telah diperoleh, untuk apa dan sejauh mana efektifitasnya penting untuk ditanyakan oleh orang tua murid, komite, sekolah, organisasi sosial dan sebgaianya. Hal ini yang mungkin jarang dilakukan oleh pihak sekolah. Tujuannya untuk mengurangi adanya praktek tindak pidana korupsi.

    4)      Akuntabilitas. Artinya dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

     

    3. Pembahasan soal no.3 :

    1)      Pada kasus soal no.1, menurut saya dengan menggunakan categoryal analisis (syntax). Analisa ini untuk menguji kinerja obyek berdasarkan faktor internalnya, yaitu membandingkan obyek satu dengan obyek lainnya dengan memasukkan atribut-atribut produk yang bersangkutan dan dibandingkan dengan atribut sama yang dimiliki oleh pesaing.

     

     

     


  2. (Soal dan jawaban) uas pengantar bisnis

    July 12, 2013 by kharissaja

    Dosen : Hj. I.G.A.Aju Nitya Dharmani, SST, SE, MM

    SOAL :

    Ben & Jerry’s Ice Cream dimulai sebagai bisnis kecil dan telah tumbuh menjadi perusahaan internasional. Pernyataan misinya mencakup provisi mengenai (1) menghasilkan produk yang baik bagi pelanggannya, (2) menyediakan laba untuk para pemegang saham, dan (3) memenuhi tanggung jawab sosialnya. Ketiga tujuan ini tidak memiliki urutan tertentu. Ben & Jerry’s yakin bahwa perusahaan sebaiknya tidak hanya focus pada salah satu tujuan saja tetapi sebaiknya mencapai ketiga tujuan tersebut sekaligus. Ben & Jerry’s menyumbangkan 7,5% dari laba sebelum pajaknya ke yayasan, yang memberikan donasi dalam bentuk uang ke organisasi amal tertentu. Dalam usaha yang lain untuk memenuhi tanggung jawab sosialnya Ben & Jerry’s bekerjasama dengan bisnis bisnis kecil, karena para pemiliknya masih mengingat bahwa perusahaan dulu juga dimulai dari bisnis kecil. Perusahaan mengandalkan bisnis bisnis kecil untuk beberapa bahan baku yang digunakan dalam proses produksinya. Ben & Jerry’s telah membuktikan bahwa perusahaan dapat mencapai misi ekonominya sementara misi sosialnya. Komitmen social perusahaan telah meningkatkan reputasi Ben & Jerry’s, meningkatkan pengakuan atas nama perusahaan, dan mendorong permintaan akan es krim yang dihasilkan oleh perusahaan. Dengan demikian misi social perusahaan telah meningkatkan laba perusahaan dan oleh karena itu selaras dengan misi ekonominya.

    Pertanyaan :
    1. Mengapa anda mengira bahwa Ben & Jerry’s memiliki misi social ?
    2. Apakah misi social perusahaan bertentangan dengan misi perusahaan ?
    3. Menurut anda apakah para pemegang saham tidak menyetujui misi social Ben & Jerry’s?

    Jawaban dari persepsi saudara hendaknya dilandasi dengan pernyataan teoritis dan analitik yang logik .

     

    JAWABAN :

    1. Menurut saya, Ben & Jerry’s telah menanamkan tanggung jawab sosial dan komitmen berkelanjutan dalam strategi intinya . Menjadi salah satu perusahaan yang mengedepankan value atau nilai adalah lebih dari sekedar sebuah ide di Ben & Jerry’s. Tanggung jawab sosial yang di laksanakan dengan komitmen yang tinggi akan mampu meningkatkan reputasi dan image perusahaan yang baik kepada masyarakat dan lingkungan serta meningkatkan permintaan terhadap produk yang dihasilkan . Hal ini sudah dibuktikan oleh perusahaan Ben and Jerry Ice Cream yang telah berkomitmen untuk sukses bukan hanya dari produk yang berkualitas tetapi juga tanggung jawab sosial yang di berikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa tanggung jawab sosial adalah salah satu misi yang harus di laksanakan dalam suatu perusahaan selain misi untuk menghasilkan produk yang baik bagi pelanggangan dan memperoleh profit agar tercipta keselarasan antara misi sosial dengan misi ekonomi.

    Kegiatan perusahaan dalam jangka panjang akan dianggap sebagai kontribusi positif di masyarakat. Selain membantu perekonomian masyarakat, perusahaan juga akan dianggap bersama masyarakat membantu dalam mewujudkan keadaan lebih baik di masa yang akan datang. Akibatnya ,perusahaan justru akan memperoleh tanggapan yang positif setiap kali menawarkan sesuatu kepada masyarakat. Perusahaan tidak saja dianggap sekedar menawarkan produk untuk dibeli masyarakat, tetapi juga dianggap menawarkan sesuatu yang membawa perbaikan masyarakat.

    2. Menurut saya, misi sosial perusahaan Ben and Jerry Ice Cream tidak bertentangan dengan misi perusahaan. Tanggung jawab sosial perusahaan  atau Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya pada perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan. CSR berhubungan erat dengan “pembagunan berkelanjutan”, di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang.

    3. Menurut saya, para pemegang saham menyetujui misi sosial Ben & Jerry’s. Berdasarkan konsep Triple Bottom Line (John Elkington, 1997) atau tiga faktor utama operasi dalam kaitannya dengan lingkungan dan manusia (People, Profit, and Planet), program tanggung jawab sosial penting untuk diterapkan oleh perusahaan karena keuntungan perusahaan tergantung pada masyarakat dan lingkungan. Perusahaan tidak bisa begitu saja mengabaikan peranan stakeholders (konsumen, pekerja, masyarakat, pemerintah, dan mitra bisnis) dan shareholders dengan hanya mengejar profit semata. Jika perusahaan mengabaikan keseimbangan Triple Bottom Line maka akan terjadi gangguan pada manusia dan lingkungan sekitar perusahaan yang dapat menimbulkan reaksi seperti demo masyarakat sekitar atau kerusakan lingkungan sekitar akibat aktifitas perusahaan yang mengabaikan keseimbangan tersebut. Jadi, ada atau tidaknya sebuah peraturan yang mewajibkan sebuah perusahaan yang menjalankan program tanggung jawab sosial atau tidak sebenarnya tidak akan terlalu membawa perubahan karena jika perusahaan tidak menjaga keseimbangan antara people, profit, dan planet maka cepat atau lambat pasti akan timbul reaksi dari pihak yang dirugikan kepada perusahaan tersebut.